-->

Followers

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Milenial dan Charity: Gaya Baru Generasi Muda dalam Membangun Kepedulian Sosial – EF EFEKTA English for Adults

By On June 29, 2025



MJSULBAR.com - Generasi milenial dikenal dengan gaya hidup digital, kepekaan sosial yang tinggi, dan semangat kolaboratif. Salah satu bentuk nyata kepedulian mereka terlihat dalam cara mereka terlibat dalam charity. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan charity?

Charity artinya adalah amal atau kegiatan memberi bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Dalam praktiknya, charity tidak melulu soal uang, tetapi juga bisa berupa waktu, tenaga, bahkan keterampilan yang diberikan secara sukarela untuk membantu sesama.

Lalu, arti kata charity dalam konteks sosial lebih luas lagi. Charity menjadi simbol solidaritas, bentuk nyata empati, dan langkah aktif dalam menciptakan perubahan sosial. Milenial melihat charity bukan hanya sebagai kewajiban moral, tetapi juga bagian dari gaya hidup sosial yang berdampak.

Gaya Baru Charity ala Generasi Milenial

1. Digital Donation & Crowdfunding

Milenial memanfaatkan platform digital seperti KitaBisa, GoFundMe, atau social campaign di Instagram untuk berdonasi secara cepat dan transparan.

2. Berbagi Melalui Konten

Banyak influencer muda membuat konten edukatif dan penggalangan dana sambil menyebarkan pesan sosial kepada followers mereka.

3. Volunteering dengan Skill

Alih-alih sekadar memberi materi, milenial cenderung menawarkan keahlian mereka. Misalnya, mengajar gratis, bantu branding UMKM lokal, atau membuat desain untuk kampanye sosial.

4. Charity sebagai Komunitas

Mereka membentuk komunitas atau movement, seperti "Jumat Berkah", "Sedekah Buku", atau "Makan Gratis", yang bersifat terbuka dan kolaboratif.

Kesimpulan

Milenial telah mengubah wajah charity menjadi lebih dinamis, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan memadukan teknologi dan empati sosial, mereka membuktikan bahwa menjadi bagian dari perubahan bisa dilakukan siapa saja, kapan saja.

Tingkatkan Bahasa Inggris Anda untuk Misi Sosial yang Lebih Besar!

Ingin menyampaikan pesan sosial atau menjalankan campaign charity ke audiens global? Bergabunglah dengan EF EFEKTA English for Adults, kursus bahasa Inggris profesional untuk dewasa yang akan membantu Anda berkomunikasi dengan lebih percaya diri dan berdampak. Saatnya jadi agen perubahan, mulai dari bahasa!




Dua Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Debat Kandidat

By On September 03, 2019

Dua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS dan ratusan siswa-siswi SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar mengikuti prosesi debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS di Gymnasium Sekolah Islam Athirah, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/9/2019).

MAKASSAR, MJSULBAR.COM - Dua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar mengikuti debat di Gymnasium Sekolah Islam Athirah, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/9/2019).

Adapun calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS nomor urut 1 Muhammad Ma'ruf Hasrul (Kelas X IPA 3) dan Muhammad Hanif Zuhair (Kelas X IPA 1). Sedangkan pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS nomor urut 2 Alvia Ilyas (Kelas XI IPS) dan Andi Nindyani Puteri Taufan (Kelas XII IPA). Dalam debat, pasangan nomor 1 mengenakan baju merah sedangkan pasangan nomor urut 2 mengenakan baju warna putih. 

Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga M Ridwan Karim SPd MPd mengatakan, Indonesia adalah negara demokrasi. "Sampai di tingkat sekolah, terlihat bagaimana membangun demokrasi dalam segala aspek," ujarnya. 

Tiga orang pimpinan dan guru menjadi panelis. Ketiganya adalah Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga M Ridwan Karim SPd MPd, Wakasek sarana lingkungan SMA Islam Athirah Bukit Baruga Wardah SPd Gr, dan Imelda SS.  

Dalam sambutannya, Ketua Pemilihan OSIS (KPO) Kirani Nur Mardatillah mengajak para siswa menggunakan hak suaranya dengan baik. "Saya harap kita semua memilih dengan objektif tanpa paksaan," ajaknya. 

Tampil sebagai moderator debat, Andi Mangkawani Nasjuadil dari Kelas XII IPA 2 dan Maulidiyah Khairunnisa Kelas XII IPA 3.

Kirani berujar, Kamis 5 September 2019 adalah hari tenang. "Tidak ada proses kampanye di hari itu. Insya Allah pada Jumat 6 September 2019 kita akan mengikuti pencoblosan surat suara," terangnya. (*)

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendidik Paud, Sekda: Generasi Diharapkan Dapat Menjadi Penerus Bangsa Kedepan Yang Lebih Baik

By On September 02, 2019


Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendidik Paud (Diklat Guru Pendamping Muda) dalam mendukung program penurunan angka stunting di Kabupaten Mamuju 2019 yang bertempat di Aula Kantor Diknas Mamuju, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mamuju, Kepala Dinas PMD, Kepala BP. Paud dan Dikmas, KA. Dinas Dikpora, dan Ketua Himpaudi Selasa (03/09/2019).

Sekretaris Daerah H. Suaib  menyampaikan dalam sambutannya, "Saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan seperti ini, dimana anak usia dini ini diharapkan bisa menjadi generasi penerus bangsa kedepan yang lebih baik" Ujarnya.

Masih Suaib, Beliau menyatakan bahwa dalam kegiatan tersebut setiap orang harus mampu mengantisipasi beredarnya berita yang tidak benar, sebab sekarang jamannya serba digital.

"Di era sekarang ini yang serba digital, semua orang memakai Sosial Media. Saya ingin menyampaikan jangan sampai Bapak dan Ibu juga ikut menyebarkan Informasi yang tidak jelas" Ungkap Suaib.




Selain itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abdul Rahim, M mengungkapkan bahwa peserta yang hadir merupakan guru pendamping muda tahap 1 perwakilan 20 desa, diantaranya Kecamatan Mamuju, Simboro, Kalukku dan balabalakang.

"Melalui beberapa regulasi dan arahan langsung dari Pak Bupati bahwa kegiatan semacam ini harus kita dukung, seperti lomba posyandu. Dan juga Guru Paud harus bersertifikasi tidak boleh asal mengajar" Terang Abdul Rahim.

Ditempat yang sama, Nurmadina Syarif selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati Mamuju yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Mamuju.

"Perlu juga kami sampaikan kepada Bapak Bupati bahwa, kami atas nama pendidik PAUD berterima kasih kepada Bapak, atas adanya tunjangan insentif yang diberikan pada kami" Tutupnya.(*)

Yayasan Budi Utomo Makassar Gelar Seminar Pendidikan Pra Rapat Kerja

By On September 02, 2019

Guru dan karyawan Yayasan Budi Utomo Makassar mengikuti seminar pendidikan dan pra rapat kerja di Plumeria Meeting Room, Hotel Grand Puri Perintis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/9/2019).

MAKASSAR, MJSULBAR.COM – Pendidik atau tenaga pendidik didorong memiliki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Guru laiknya memiliki pengetahuan dan keterampilan menyiapkan perangkat pembelajaran.

Sebagai wadah meningkatkan kompetensi SDM, segenap pimpinan, guru, dan karyawan Yayasan Budi Utomo Makassar menggelar seminar pendidikan dan pra rapat kerja di Plumeria Meeting Room, Hotel Grand Puri Perintis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/9/2019).

Hadir sebagai pemateri guru SMP Unismuh Makassar Abdul Muhsin SPd MPd dan perwakilan perusahaan PT Media Link Global Mandiri Abdul Malik. Juga hadir sebagai pemateri Guru SD Negeri Kompleks IKIP Holiluddin Baso SPd dan Oetomo Ardhi.

Hadir perwakilan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Pondok Pesantren Babussalam, dan Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Mukhlis. Kegiatan ini bertajuk “Kita Tingkatkan SDM Unggul Menuju Yayasan Budi Utomo Makassar Maju, Berkarakter, Profesional, dan Religius” ini digelar sejak pagi pukul 08.00 Wita sampai 16.00 Wita.

Wakasek humas SMA Plus Budi Utomo Drs Abdullah Samana mengemukakan, seminar digelar dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para guru. Peserta seminar, kata Abdullah, terdiri dari guru TK, SD, SMP, dan SMA. “Ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun dari Yayasan Budi Utomo Makassar. Namun, pada kesempatan ini kita rangkaikan dengan seminar,” katanya. Menurutnya, salah satu melalui pramuka, olahraga, seni beladiri. “Ini merupakan ekstrakurikuler wajib di Sekolah Budi Utomo Makassar,” ujar Abdullah saat diwawancarai.



Peserta yang hadir merupakan guru TK, SD, SMP, dan SMA. Tujuan kegiatan, kata Abdullah, agar kedepannya pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bisa berjalan dengan baik sesuai harapan,” paparnya.

Setelah seminar digelar, akan dilanjutkan rapat kerja menyongsong program kerja 2020-2021. “Dari seminar ini, harapan kita para siswa bisa memperoleh pembinaan karakter, materi bagaimana siswa bisa menjadi siswa yang berkarakter.

Tenaga pengajar, ucapnya, perlu kita tingkatkan kualitasnya lebih jauh. “Terutama mengenai persiapan perangkat pembelajaran. Tujuannya agar dalam melaksanakan tugasnya bisa berjalan dengan baik sesuai harapan,” jelas Abdullah yang juga pengawas Yayasan Budi Utomo Makassar ini.

Menurutnya, salah satu melalui pramuka, olahraga, seni beladiri. “Ini merupakan ekstrakurikuler wajib di Sekolah Budi Utomo Makassar,” ujar Abdullah.

Dalam seminar, pemateri Abdul Muhsin guru SMP Unismuh Makassar SPd MPd menyampaikan materi guru terbang. Selanjutnya, Oetomo Ardhi menyampaikan pengembangan program sekolah. Perwakilan perusahaan PT Media Link Global Mandiri Abdul Malik menyampaikan materi pengembangan IT sekolah. Selanjutnya, pemateri Holiluddin Baso SPd menyampaikan materi konsep sekolah islam. (*)

Bupati Mamuju Launching Kartu Identitas Anak

By On August 26, 2019


MAMUJU, MJSULBAR.COM - Bertepatan pelaksanaan upacara bendera (Senin, 26 Agustus 2019) Bupati Mamuju H.Habsi Wahid melaunching penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai tanda pengenal yang sah terhadap anak Usia 0-17 tahun (kurang satu hari) , dijelaskan, KIA memiliki arti yang sangat strategis kepada anak karena kartu tersebut akan menjadi tanda pengenal untuk membuat sejumlah dokumen yang selama ini selalu hanya menggunakan dokumen orang tuanya, seperti pembuatan administrasi keimigrasian, ataupun mendapatkan pelayanan kesehatan, bahkan untuk membeli tiket pesawat mereka dapat menggunakan KIA, karena dalam kartu ini juga akan tercantum nomor induk yang akan dipergunakannya seumur hidup, yang disesuaikan dengan usia anak.

“ jadi kalau selama ini anak kita mengurus kelengkapan administrasi selalu menggunakan kartu identitas orang tuanya, dengan kia mereka akan menggunakan identitas sendiri “ terang Habsi.

Hal lain juga akan sangat dirasakan manfaatnya manakala anak dalam situasi emergensi seperti hilang atau terkena musibah maka akan mudah mengetahui keberadaannya, karena dalam kia akan tercantum jelas alamat rumah dan detail informasi lain seputar anak tersebut.

Dari launching yang telah dilakukan, Habsi Wahid berharap agar masyarakat dapat segera mendaftarkan anak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk segera di buatkan KIA, sehingga mereka mereka akan mendapatkan haknya dalam sejumlah layanan publik, dan secara tidak langsung juga akan membuat administrasi kependudukan yang akan semakin konfrehensif dimulai dari anak yang baru lahir sekalipun.

Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil Agung Pattola Mustar Lazim, mengatakan pihaknya telah membangun komunikasi dengan sejumlah sekolah untuk melakukan penerbitan kolektif dan hasilnya dua ribu lebih KIA bagi sekolah yang telah melengkapi berkasnya akan segera dibagikan, sementara bagi masyarakat yang ingin melakukan pengurusan dapat langsung ke Kantor Disduk Capil untuk mendapat pelayanan dengan membawa serta beberapa kelengkapan, diantaranya foto copy akta kelahiran anak, foto copy akta pernikahan orang tua dan pas foto 2x4, terkhusus kepada anak yang berumur 0-5 tahun tidak diwajibkan membawa foto pas. (*)

Tak Ada Kenaikan Biaya Kuliah Dan Dapat Diangsur, Peminat UMI Tahun Ini di Angka 8 Ribu

By On July 11, 2019

Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT.  WR I UMl

Peminat di Universitas Muslim Indonesia per tanggal 08 Juli 2019, terjadi peningkatan secara signifikan diatas angka 8 (delapan) ribu,. “Alhamdulillah peminat calon mahasiswa baru telah mencapai diatas angka delapan ribu, terjadi peningkatan secara signifikan dari tahun sebelumnya, hal ini disampaikan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2019, Dr. Ir. H. Hanafi Ashad,MT. saat ditemui diruang kerjanya Menara UMi lt. 9 (8/7).
Lanjut dikatakan, Tahun ini,  UMI Menerima Mahasiswa baru secara online, spmb.umi.ac.id Namun kami juga tetap melayani pendaftar offline. Hal ini  mengakomodir permintaan masyarakat untuk tetap mendapatkan pelayanan berbasis offline  di Menara UMI  lt. 2 kantor BAAK UMI, Insya Allah panitia siap memberikan pelayanan dan pendampingan untuk pendaftaran online di menara UMI.
Ketika ditanya kouta yang disiapkan UMI sebagai PTS terbaik dan satu-satunnya terakreditasi Unggul dengan nilai ‘A’ dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan TInggi  RI ini, Hanafi Ashad yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muslim Indonesia ini,  mengatakan,  kuota yang disediakan tahun ini hanya 4.000 kuota.
Alumni Fakultas Teknik UMI ini juga menambahkan untuk tahun ini, tahun ketiga pembiayaan kuliah di UMI, tidak ada kenaikan dan bisa diangsur. “Jadi pembayaran SPP dibayar sekali saja, dan BPP dibayar setiap tahun atau setiap semester. Jadi semua biaya bisa dicicil sesuai kemampuan mahasiswa,” jelasnya.
Selain itu, batas pendaftaran tanggal 12 Juli 2019, ditambahkan jadwalnya hingga tanggal 14 Juli 2019, panitia melayani hingga Hari Sabtu dan Ahad, hal ini memenuhi tuntutan masyarakat yang baru sempat datang pada hari Sabtu dan Ahad, karena kesibukan orang tua, dan kami melayani permintaan tersebut, ujarnya.
Jelang Penutupan Pendaftaran Mahasiswa Baru UMI  12 Juli mendatang, Hanafi Ashad masih Optimis Peminat di UMI akan terus Meningkat, mengingat saat ini UMI telah Terakreditasi A oleh Ban-PT dan pertama dan satu-satunya di Luar Pulau Jawa. (*)

Marsmallow 2018: Bekal Berumah Tangga Remaja Putri LDII

By On September 13, 2018


MJSULBAR.COM - Dalam rangka memberikan pendidikan tentang rumah tangga, DPD LDII Kota Makassar mengadakan Makassar Muslimah Talkshow 2018 (Marsmallow 2018)  dengan tema "Muslimah Sehat dan Cerdas Sesuai Sunnah". Kegiatan yang mengambil judul “Mempersiapkan Generus Dalam Menyongsong Kehidupan Berumah Tangga” ini dilaksanakan di Aula Gedung Telkom Indonesia Jalan AP. Pettarani No. 4, Gunung Sari, Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/09/2018).

Dai Muda Wajib Hadiri Majelis Ini Guna Tingkatkan Kapasitasnya

By On August 25, 2018

Di zaman akhir ini persoalan ummat kian bergelimang. Seabrek permasalahan seringkali muncul dalam pergulatan batin dan realita hidup masyarakat muslim. Masalah-masalah tersebut kadang muncul secara acak dan menggemparkan.

Suasana Pengajian di Masjid Roudhotul Jannah Makassar
Sementara itu, setiap kita harus senantiasa sadar bahwa kita ini adalah hamba-hamba Allah yang tidak saja wajib beribadah kepada-Nya semata, tetapi juga wajib beribadah dengan benar sesuai syariat Islam.
Dalam kondisi ini sangat dibutuhkan para penebar kebaikan sekaligus penyambung risalah dari Nabi kita Muhammad saw. Merekalah para Da'i yang harus berusaha menjadi penerang bagi ummat agar selamat dari kesesatan.
Para Tokoh dan Pejabat yang menyempatkan hadir

Olehnya itu, menjadi keharusan bagi para Da'i khususnya bagi yang masih muda untuk terus memperkaya diri dengan khazanah pengetahuan agama. Berbagai upaya harus dilakukannya untuk mengembangkan wawasan kelimuan agar bisa memberi solusi atas problem ummat.
Melihat permasalahan tersebut, LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) tersentuh untuk mewadahi para Da'i muda dalam rangka meningkatkan kapasitasnya. LDII kembali menggelar pengajian Mubaligh (Da'i) se-Sulselbar berlokasi di Roudhotul Jannah, Jalan Berua Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/8/2018).
Pengajian yang menjadi agenda 4 bulanan ini bertema “Peningkatan Kualitas SDM Mubalig untuk Mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin”. Pengajian yang diikuti 300-an mubalig-mubaligah se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ini digelar guna meningkatkan kualitas ilmu para dai. Peserta pengajian terdiri dari utusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII.
Pemateri Ustadz H. Eko Hadi Ridwan S.Pd.I
Tak tanggung-tanggung LDII mendatangkan pemateri profesional di bidangnya langsung dari Pondok Pesantren Wali Barokah, salah satu pondok terbesar di Kediri. Beliau adalah Ustadz H. Eko Hadi Ridwan SPdI.
Semoga bermanfaat. Barokallahu lakum.

FT UMI Gelar Kuliah Umum Pembangkit Listrik Tenaga Bayu

By On December 20, 2017



PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin terbesar di Indonesia. Dengan kapasitas 75 MW, pembangkit ramah lingkungan ini terdiri dari 30 turbin kincir angin yang masing-masing berkapasitas 2,5 MW. Model turbin yang digunakan dari Gamesa Iolica Corporation pada menara baja setinggi 80 meter dengan panjang baling-baling 57 meter.

Proyek dengan investasi sekitar 150 juta dolar AS ini ditargetkan beroperasi secara komersial pada awal 2018 ini dioperasikan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi.

Materi pertama oleh Ir. Soeripno Martosaputro, M.T.
materi kedua oleh Prof. Dr. Ir. Abdul Makhsud DEA.



Meraih Prestasi Dan Jadi Juara Kelas?? Siapa Takut!

By On December 20, 2017

MJSULBAR.COM, MAKASSAR — Meraih pretasi di sekolah bukan hal gampang bagi seorang siswa. Berbagai tantangan dan hambatan harus bisa dia lalui. Tak jarang, sahabat terdekatnya pun kadang menjadi pesaing di kelas. Berbagai upaya dikerahkan agar dapat menyabet peringkat I dan nilai tertinggi di antara puluhan siswa lainnya.

Sebagai siswa, apa upaya yang harus kamu lakukan agar bisa meraih prestasi? Bagaimana caranya agar kamu bisa menjadi juara kelas dan memperoleh peringkat I? Apa saja sumber daya yang harus kamu siapkan?

Tak perlu panik memikirkan semuanya, karena semua pertanyaan itu terjawab dengan lengkap dan rinci dalam buku ‘Kun Al-Fatih!’ ini. Buku ini baru saja terbit pada hari minggu (17/12/2017), memuat 9 formula rahasia meraih prestasi di sekolah dan kehidupan.

Buku yang ditulis oleh Budiman, seorang mubaligh alumni Ponpes Wali Barokah Kediri ini berisi 9 pembahasan khusus mengenai trik dan cara jitu yang telah dibuktikannya sendiri semasa SMA dulu. Tak hanya meraih peringkat I berturut-turut, dia juga terpilih menjadi ketua OSIS di sekolahnya.

Berikut ini review singkat 9 formula tersebut:

1. Ada Apa Dengan Si Kancil, pada bagian membahas tentang pola pikir dan cara merancang tujuan SMART
2. Aku Sayang Kalian Semua, menjelaskan tentang seni bergaul dan bekerja sama dengan para juara kelas dan sahabat terbaik di kelas.
3. Bel Telah Berbunyi, membahas tata tertib aturan sekolah dan cara membangun karakter juara kelas
4. Rumus Pelajaran, membongkar teknik khusus guna meningkatkan nilai di atas rata-rata.
5. Bulan VS Matahari, mengupas cara agar unggul dan menjadi pusat perhatian serta cara menjadi Leader bukan follower di lingkungan sekolah
6. Panglima Pemanah & Tukang Minyak, menjelaskan cara membentuk kebiasaan-kebiasaan pemenang sehingga menjadi ahli di mata pelajaran tertentu.
7. Ya Tuhanku, membahas tentang kecerdasan spiritual yakni dengan Doa dan Syukur.
8. Runtuhnya Benteng Konstantinopel, mengungkap teknik jitu membangun komitmen dan konsisten dalam menghadapi situasi sulit apapun.
9. Action & Move On dari Zona Nyaman!, di bab ini pembaca dipandu merancang tujuan SMART step by step sampai menjadi kenyataan.

Penasaran ingin segera memilikinya? Dapatkan informasi lebih lanjut di www.facebook.com/masmubaligh atau via WhatsApp 082187468966. Ayo pesan sekarang juga, jangan sampai pesaingmu mendahului! Ingat Stok terbatas untuk cetakan pertama.

Dikutip dari http://simpulrakyat.com

Berita Foto: Dewan Penasehat DPD LDII Kab Mamasa, Menjadi Pemateri Seminar Nasional Pendidikan

By On November 27, 2017



MJSULBAR.COM - MAMASA - 1000 peserta terdiri dari guru dan kepala sekolah memadati Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa dalam rangka mengikuti, Seminar Nasional Pendidikan. Senin, 27/11/2017 

Seminar Pendidikan bertajuk "Integrasi pendidikan karakter dalam degiatan Pembelajaran dan bimbingan konseling yang berbudaya dan Berakhlak".






Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Bupati Mamasa Drs H Ramlan Badawi MH sekaligus membuka acara, Keynote Speaker Prof DR Aris Munandar MPd, Sebagai Pemateri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa H Muh Syukur SPd MPd yang juga sebagai dewan penaseha Dewan Pimpinan Derah (DPD) Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mamasa, Tamrin SPd MPd sebagai pemateri, Syaparuddin SPd MPd bertindak sebagai Moderator, Ketua DPD LDII Kabupaten Mamasa Syaharuddin SPdI dan Pengurus Harian LDII Kabupaten Mamasa Masmudin SPd yang juga sebagai panitia pelaksana kegiatan Seminar Pendidikan. (rls)

Tim Asesor BAN-PT Melakukan Visitasi Prodi Teknik Arsitektur FT UMI

By On August 14, 2017



MAKASSAR - Tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan visitasi dalam proses penilaian peningkatan kualitas mutu pada Program Studi (Prodi) Teknik Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumohardjo Km 5 , Makassar, Sulawesi Selatan. Senin (14/8/2017).


Tim Asesor dari BAN PT, Prof DR Ing Ir Widjaja Marto Kusumo (ITB) dan DR Ing Ir Darhal Susanto (UI)

Tim Asesor BAN PT disambut di ruang senat FT UMI, yang dihadiri Wkil Rektor I UMI Prof DR H Syahnur Said SE MS, Dekan FT UMI DR Ir H Hanafi Ashad MT, Wakil Dekan (WD) I Ir Mardin MT, WD II Ir Muh Nawir MT, Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMI DR Ir Anis Saleh MT, DR Syamsuddin Yani MT, KTU FT UMI Ir Ibrahi Azis MSi.

Dilanjut di ruang pertemuan dosen Prodi Teknik Arsitektur UMI, turut hadir Ketua Prodi Teknik Arsitektur DR Naidah Naing ST MSi, Sekretaris Prodi Teknik Arsitektur H Andas Budy ST MT, dan Tim Penyusun Borang Akreditasi Prodi Teknik Arsitektur

Dekan FT UMI DR Ir H Hanafi Ashad MT, mengungkapkan behwa, masa berlaku akreditasi Prodi Teknik Arsitektur itu sampai bulan November 2017, tetapi prodi arsitektur ini ingin lebih cepat dibangding dengan program studi yang lain, jadi masi ada masa berlaku akreditasinya itu 3 bulan kedepan. "Saya melihat Prodi Arsitektur ini memang bisa menunjukkan perubahan positif untuk grade akreditasinya, selama ini Prodi Teknik Arsitektur akreditasinya B," katanya.

"Saya selaku pimpinan fakultas itu optimis bahwa Prodi Teknik Arsitektur ini sangat dimungkinkan untuk mendapatkan nilai akreditasi A, baik ditinjau dari segi infrastruktur, kemudian suasana proses belajar mengajar maupun lulusan alumninya, komunikasi antara alumni dan almamater ini sangat terjalin dengan baik." tutur Dekan FT UMI

Lebih jauh Hanafi mengungkapkan bahwa, Prodi Teknik Arsitektur ini, dari waktu ke waktu, masa studi mahasiswa semakin baik, artinya masa studi mahasiswa semakain pendek, dibanding dulu yang biasanya lulus 6 tahun, paling cepat 5 tahun, kalau sekarang rata-rata lulus 4,2 tahun dan cenderung semakin kesini itu semakin pendek. "Prodi Teknik  Arsitektur ini salah satu Prodi yang bisa menopang cita-cita UMI secara umum bahwa UMI akan menuju kepada World Class University," ucapnya.

Selain itu Sekertaris Prodi Arsitektur H Andas Budy ST MT mengatakan, masa akreditasi Prodi Teknik Arsitektur ini, kami percepat mengingat ada beberapa hal menyangkut dengan regulasi dari pada akreditasi yang harus sistem online dan kami juga mengejar  penyesuaian kurikulum kedepannya, jadi kami lebih struggele kepada visi dan misi kami sesuai dengan petunjuk dari tim asesor bahwa kami harus lebih punya ciri khas yang lebih tajam dalam visi dan misi," katanya.

Andas sapaan akrab Sekretaris Prodi Teknik Arsitektur berharap bahwa, sesuai dengan visi dan misi, tentunya kami ingin Prodi Teknik Arsitektur ini kedepannya lebih baik lagi dan pada saat ini kami lagi melaksanakan akreditasi dengan hadirnya tim asesor dari BAN PT. "Hampir setahun persiapan kami untuk menghadapi akreditasi kali ini, harapan kami adalah semoga ini bisa menjadi yang terbaik untuk mendukung institusi kami secara umum dan Prodi Teknik Arsitektur secara khusus," paparnya.


Dalam meningkatkan mutu pendidikan ada beberapa hal yang tentunya kami harus segera membuat perubahan kurikulum lagi. "Mudah-mudahan di bulan november juga kami akan lakukan rapat kerja dengan seluruh tim dosen dan kami akan melibatkan stakeholder dalam penyusunan kurikulum agar mutu dari pada lulusan kami kedepannya akan semakin baik dan sesuai kebutuhan pasar kerja,". kata Sekretaris Prodi Arsitektur FT UMI.

Andas menjelaskan, untuk bisa sampai kesitu, kami suda menyaiapkan strategi salah satunya adalah memperbaiki sistem yang ada di laboratorium dan sistem dalam proses belajar mengajar dan yang peling penting untuk meningkatkan mutu adalah bagai mana kita bisa membaca pasar yang akan menggunakan lulusan kami yang ada diluar, oleh karena itu arah untuk meningkatkan mutu itu lebih kepada bagaimana kita menyiapkan sistem tadi dan sarana prasarana," ucapnya.

Andas menambahkan bahwa harapan kami, Prodi Teknik  Arsitektur bisa tetap berkelanjutan, dimana semakin banyaknya jurusan arsitektur yang muncul di Makassar, dan kami juga harus mempersiapkan diri bahwa apapun hasil dari akreditasi yang kami lakukan sekarang, kami haru siap, dan tetap bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang terbaik." tutupnya. (*)

Jadi Narasumber Pelatihan Digital Marketing, Hidayat Nahwi Rasul Bahas Ekonomi Digital

By On August 11, 2017

Ketua Forum Telematika KTI Hidayat Nahwi Rasul saat menjadi pembicara dalam pelatihan digital marketing di Hotel Dinasti, Jalan Lombok, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/8/2017). Menurutnya, berkembangnya akses kecepatan internet turut meningkatkan pangsa ekonomi digital. 

MJSULBAR.COM - MAKASSAR - Penetrasi pengguna internet di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Merujuk data 2016, pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta orang dari total populasi penduduk 256,2 juta orang.